Wakil Ketua BKSAP DPR, Putu Supadma Rudana. Foto: DPR.go.id
Wakil Ketua BKSAP DPR, Putu Supadma Rudana. Foto: DPR.go.id

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Parlemen Dunia IPU Maret Ini

Nasional bali fadli zon Wisata Bali DPR RI pandemi covid-19
Wandi Yusuf • 20 Januari 2022 12:36
Jakarta: Indonesia siap menjadi tuan rumah pertemuan anggota parlemen dunia atau Inter-Parliamentary Union (IPU). Rencananya, pertemuan ke-144 IPU ini akan diadakan di Nusa Dua, Bali, pada 20 - 24 Maret 2022.
 
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon, mengatakan pertemuan IPU ini sebagai ajang meneguhkan peran DPR untuk mengambil bagian dalam kepemimpinan global. Pertemuan ini pun, kata dia, akan menjadi ajang bagaimana aspirasi telah disuarakan oleh anggota DPR di forum global.
 
"Ini juga sinyal bahwa Indonesia, khususnya Bali, sudah welcome bagi wisatawan mancanegara," kata Fadli saat sosialisasi penyelenggaraan ke-144 IPU bersama pimpinan redaksi sejumlah media massa nasional, di Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tema yang akan diangkat dalam pertemuan ke-144 IPU ini adalah "Getting to Zero: Mobilizing Parliament to Act on Climate Change". Fadli yakin tema ini sangat relevan untuk dibahas saat ini.
 
"Isu climate change juga belum pernah diangkat di pertemuan IPU. Selain itu, generasi milenial dan generasi Z pun sangat aware dengan isu perubahan iklim," kata politikus Partai Gerindra tersebut.
 
Baca: Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Rangkaian Pertemuan G20
 
Wakil Ketua BKSAP DPR, Putu Supadma Rudana, mengatakan masyarakat Bali menyambut baik penyelenggaraan IPU. Putu Supadma menilai penyelenggaraan sidang organisasi parlemen sedunia tersebut merupakan momentum awal memulihkan ekonomi pariwisata di Bali.
 
"Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Melalui pertemuan ini, kita ingin sampaikan kepada dunia bahwa Bali sudah aman dan covid-19 terkendali," kata dia.
 
Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, menekankan kegiatan ke-144 IPU ini akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat. "Kami akan ikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Indra.
 
Sebanyak 1.200 orang dari perwakilan 178 anggota IPU akan menghadiri pertemuan ini. IPU didirikan pada 30 Juni 1889 dan merupakan organisasi internasional tertua di dunia.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif