Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Komisi II Usul Masa Kampanye Pilkada 2020 Diperpendek

Nasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 08 Juli 2019 19:32
Jakarta: Komisi II DPR RI mengusulkan masa kampanye Pilkada Serentak 2020 diperpendek. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan waktu kampanye selama 81 hari.
 
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan, usulan tersebut disampaikan karena berkaca pada pengalaman pemilu sebelumnya. Menurutnya, masa kampanye yang panjang memiliki dampak negatif terhadap masyarakat.
 
"KPU sudah bekerja keras dari 93 hari sekarang menjadi 81 hari. Tapi kami bilang lebih pendek lagi. 60-70 hari, sudah lebih dari cukup," kata Mardani di sela rapat dengar pendapat (RDP) pembahasan draft PKPU Pilkada 2020, di ruang rapat Komisi II Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus PKS itu mengungkapkan, usulannya tersebut dianggap tidak melanggar Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Sebab, dalam regulasi tersebut hanya mengatur mengenai waktu dimulainya kampanye dan pencoblosan.
 
"Tidak melanggar karena tiga hari setelah ditetapkan, boleh kampanye. Tiga hari sebelum pencoblosan kan hari tenang. Nah, Kita panjangin pada waktu persiapan, dipanjangin supaya sesuai. Tidqk melanggar," ujarnya.
 
Usulan senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron. Menurutnya, usulan tersebut bertujuan agar masa kampanye lebih efesien.
 
"Dari 81 hari diperpendek, mungkin supaya tidak terjadi situasi yang memecah belah. Para kandidat juga tidak efesien melakukan kampanye, maka hitung-hitungannya 60 hari lah," kata Herman.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif