Wakil Presiden Jusuf Kalla (paling kanan). Foto: Setwapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla (paling kanan). Foto: Setwapres

Generasi Muda Harus Dilibatkan Menangkal Radikalisme

Nasional terorisme radikalisme
Achmad Zulfikar Fazli • 16 Mei 2019 12:11
Paris: Serangan teror di Christchurch, Selandia Baru, mencerminkan kebangkitan islamofobia dan xenofobia sebagai ancaman global. Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai generasi muda harus dilibatkan untuk menangkal penyebaran paham radikalisme tersebut.
 
Menurut JK, pelibatan generasi muda menjadi sangat penting untuk menangkal radikalisme. Karena teknologi menjadi media baru yang digunakan oleh teroris.
 
Dia mencontohkan pengguna internet di Indonesia yang sebagian besar adalah generasi muda. Mereka sangat rentan terpapar radikalisme dan kekerasan ekstremisme.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita harus memberdayakan anak muda kita untuk melawan tren ini," tegas JK saat berbicara pada Christchurch Call to Action yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan PM Selandia Baru Jacinda Ardern di Elysee Palace, Paris, Rabu, 15 Mei 2019.
 
Menurut dia, Indonesia sudah sejak lama melibatkan generasi muda untuk menangkal radikalisme dan terorisme. Misalnya, program Duta Pemuda untuk Perdamaian (Youth Ambassadors for Peace) sejak 2015.
 
Melalui program itu, generasi muda berperan dalam menyebarkan pesan-pesan damai untuk melawan ide-ide ekstrem dan penuh kebencian dengan menggunakan internet.
 
"Saat ini kami memiliki lebih dari 780 Duta Pemuda Indonesia untuk Perdamaian," jelas dia.
 
Pada April 2019, lanjut dia, Indonesia telah memperluas program dengan membawa lebih dari 100 pemuda dari negara-negara Asia Tenggara.
 
"Pendekatan ini menunjukkan internet menjadi medan pertempuran terbaru, baik dalam melakukan maupun memerangi terorisme," ujar dia.
 
Di sisi lain, JK juga mendorong kemitraan publik dan swasta melalui berbagai inovasi, seperti penerapan code of conduct, mendorong pengawasan, pengaturan, dan patroli siber secara mandiri.
 
"Seluruh industri teknologi informasi memikul tanggung jawab bersama dalam membuat dunia internet lebih aman dan sehat untuk semua," pungkas dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif