JMI Deklarasi Tanpa Koordinasi dengan Eep Saefulloh

Fachri Audhia Hafiez 29 April 2018 05:30 WIB
pilpres 2019
JMI Deklarasi Tanpa Koordinasi dengan Eep Saefulloh
JMI resmi mendeklarasikan Pengamat Politik Eep Saefulloh Fatah sebagai cawapres 2019. Medcom/ Fachri
Jakarta: Jaringan Milenial Indonesia (JMI) mengaku belum berkoordinasi dengan Eep Saefulloh Fatah. Padahal, kelompok yang mengatasnamakan pemuda milenial itu sudah mendeklarasikan Eep sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019.

"Kami tidak mengonfirmasi sebelumnya pada Kang Eep," ucap Koordinator Nasional Jaringan Milenial Indonesia (JMI) M. Hafidz Kudsi di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu, 28 April 2018.

Hafidz mengaku, acara deklarasi tersebut merupakan inisiatif dari JMI dalam menyodorkan nama cawapres alternatif dalam gelaran Pilpres 2019. Eep yang dideklarasikan juga tidak nampak hadir dalam acara tersebut. 


"Karena ini merupakan inisiatif kita sendiri, bentuk apresiasi JMI untuk menyodorkan nama alternatif diluar nama-nama tokoh yang telah mendeklarasikan sebagai capres-cawapres," ujar Hafidz.

Menurut Hafidz, Eep yang selama ini memiliki peran besar dalam pemenangan sejumlah tokoh besar di setiap gelaran pilpres maupun pilkada, harus maju dalam kontestasi politik tahun depan.

"Eep jangan hanya jadi peracik bumbu pemenangan tokoh-tokoh pilkada dan pilpres. karena itu, orang yang sudah punya peran dibalik layar kami munculkan namanya sebagai cawapres alternatif," tutur Hafidz.

Eep Saefulloh Fatah merupakan Direktur PolMark Indonesia. Dia dikenal sebagai konsultan politik, Eep juga memiliki peran besar dalam kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Selain itu, Eep juga dikenal sebagai konsultan politik bagi pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang memenangkan gelaran pilkada DKI Jakarta 2017.

Medcom.id mencoba mengontak Eep perihal deklarasi tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan belum mendapat jawaban.



(SCI)