Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin). DOK Istimewa
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin). DOK Istimewa

Tiga Upaya Menangani Kemisikinan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional kemiskinan Virus Korona pkb
Kautsar Widya Prabowo • 13 Oktober 2020 05:11
Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut pandemi covid-19 (korona) telah mengakibatkan angka kemiskinan meningkat. Cak Imin mengusulkan tiga langkah strategis menangani kemiskinan, melingkupi bidang pendidikan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan.
 
"Saya, PKB, meyakini investasi manusia melalui jalur pendidikan adalah upaya paling strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan," ujar Cak Imin, saat menjadi keynote speaker dalam seminar internasional, di Fujian, Tingkok, yang disiarkan secara virtual, Senin, 12 Oktober 2020.
 
Dia mengungkapkan PKB menginisiasi gerakan bangkit belajar dan anggaran untuk pesentren. Hal tersebut sebagai upaya mencegah risiko buruk akibat covid-19, yaitu hilangnya generasi penerus bangsa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, untuk memutus mata rantai kemisikinan dapat dimulai melalui sektor pertanian. Pasalnya di tengah pandemi covid-19 seluruh sektor tumbuh minus, hanya sektor pertanian tumbuh positif.
 
Cak Imin menuturkan untuk mendukung sektor pertanian dibutuhkan kebijakan yang mengatur redistribusi aset, penyelesaian konflik agraria, tata kelola kelembagaan pertanian, dan kebijakan yang terintegrasi hulu sampai hilir.
 
"Sektor pertanian adalah langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan partai politik dalam memutus mata rantai kemiskinan," tutur dia.
 
Sementara itu, terkait sektor ekonomi kerakyatan, usaha mikro kecil menengah (UMKM) terbukti sebagai pelampung masalah ketenagakerjaan dan mampu bertahan di saat krisis. Sektor ini hampir menyerap 97 persen dari seluruh tenaga kerja nasional.
 
"Saya kira memutus mata rantai kemiskinan harus dimulai dengan memberi daya hidup kepada sektor ini (ekonomi kerayaktan)," tutur dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif