Tes PCR terhadap pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta, Timur, Jumat, 22 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
Tes PCR terhadap pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta, Timur, Jumat, 22 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin

Jokowi Siapkan Standardisasi Biaya Tes PCR

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 04 Juni 2020 15:31
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membuat standardisasi biaya tes polymerase chain reaction (PCR). Tes pendeteksi virus korona (covid-19) ini diperlukan bagi warga yang baru tiba di Indonesia atau hendak bepergian.
 
"Bapak Presiden meminta harga itu tidak memberatkan para petugas atau masyarakat," kata Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Jakarta Pusat, Kamis, 4 Juni 2020.
 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menegaskan tes PCR yang biayanya bisa mencapai Rp1,5 juta diwajibkan bagi masyarakat yang tiba dan pergi ke luar negeri. Sementara itu, warga yang terbang ke luar kota bisa menggunakan tes cepat (rapid test).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk penerbangan dalam negeri ketentuannya adalah menggunakan hasil dari PCR test tetapi juga boleh menggunakan rapid test. Ini sesuai Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Nomor 4 dan diperbaiki menjadi (SE) Nomor 6 Tahun 2020 yang telah diperpanjang," jelas Doni.
 
Aturan menggunakan tes PCR untuk penerbangan luar negeri mengacu SE Menkes Nomor HK.02.01/MENKES/313/2020 tentang Protokol Kesehatan Penanganan Kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari Luar Negeri di Pintu Masuk Negara dan di Wilayah pada Situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Regulasi ini sesuai saran Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
 
"Semua yang tiba dari luar negeri baik yang sifatnya mandiri maupun yang merupakan kelompok pekerja migran Indonesia itu wajib menggunakan metode PCR test," ujar jenderal bintang tiga itu.
 
Jokowi Siapkan Standardisasi Biaya Tes PCR
 
Baca: Bos Garuda Keberatan Tes PCR Lebih Mahal dari Harga Tiket Pesawat
 
Sementara itu, pemerintah telah bekerja sama dengan pengusaha perhotelan untuk menyiapkan tempat bagi masyarakat yang ingin menjalankan isolasi mandiri. Doni menyebut para karyawan hotel telah mendapat pelatihan dari Kementerian Kesehatan.
 
"Sehingga diharapkan kenyamanan bagi mereka yang telah tiba di Tanah Air bisa terjamin. Biaya yang dikeluarkan menjadi tanggung jawab masyarakat yang menghendaki untuk memilih lokasi di hotel. Termasuk juga biaya untuk PCR test-nya ditanggung oleh mereka yang meminta," tegas Doni.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif