Plt Kepala BPIP Haryono. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Plt Kepala BPIP Haryono. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Gaung Pancasila Meredup Picu Meluasnya Radikalisme

Nasional pancasila
Fachri Audhia Hafiez • 17 Oktober 2019 08:38
Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Haryono tak menampik paham radikal kembali marak belakangan ini. Nilai-nilai Pancasila yang kurang digaungkan menjadi pemicunya, terlebih di kalangan pejabat negara.
 
"Aparat yang belum mengamalkan Pancasila itu dimanfaatkan oleh mereka yang menyerang Pancasila. Maka itu jadi tugas kita bersama untuk mengamalkan Pancasila," kata Haryono saat berbincang dengan Medcom.id di Jakarta Pusat, Rabu, 16 Oktober 2019.
 
Haryono mengatakan radikalisme ditunggangi oknum tertentu untuk memecah elemen bangsa. Penganut radikalisme sengaja membenturkan setiap pihak untuk mencapai tujuannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga energi bangsa kita tidak habis untuk saling mencurigai sesama elemen bangsa," ujar Haryono.
 
Untuk menekan paham radikal tersebut, perlu pembumian Pancasila. Dalam hal ini, peran BPIP tidaklah cukup.
 
Haryono menekankan perlunya peran badan kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan pejabat daerah. Kepala daerah dalam mengeluarkan regulasi pun harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila.
 
"Jajaran Kemendagri juga bisa bersama-sama dengan BPIP mengutamakan nilai-nilai Pancasila terutama kesbangpol yang ada di daerah-daerah. Harapan kita agar peraturan daerah (perda) yang ada di daerah itu juga sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," ujar Hartono.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif