Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kemenag Bakal Susun Aturan Pencegahan Kekerasan Anak

Nasional kekerasan anak
Antara • 12 Januari 2020 21:28
Jakarta: Kementerian Agama akan menyusun Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak. Regulasi terkait ini dinilai amat dibutuhkan.
 
"Penerbitan PMA tersebut sifatnya mendesak," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020.
 
Dia mengatakan sampai saat ini belum ada regulasi yang mengatur masalah pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Sementara, kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan kebijakan ini sebagai respons instruksi Presiden Joko Widodo dalam rangka mengatasi masalah kekerasan terhadap anak. Presiden, kata dia, mencatat laporan kasus kekerasan pada anak, baik kekerasan seksual, emosional, fisik, maupun penelantaran, mengalami kenaikan signifikan. Sebanyak 1.975 laporan pada 2015 menjadi 6.820 pada 2016.
 
"Sehingga diharapkan PMA tersebut dapat memberikan panduan kepada para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kemenag dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak," kata dia.
 
Menurut Zainut PMA tersebut akan memuat tiga masalah yakni mengoptimalkan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Selain itu, kata dia, membuat sistem layanan pengaduan terkait kasus-kasus anak, serta membangun sistem manajemen informasi penanganan kasus anak menuju penanganan yang lebih komprehensif.
 
Zainut mengatakan Kemenag menargetkan PMA tersebut lekas rampung sehingga dapat segera disosialisasikan. Regulasi ini disebut akan lebih memprioritaskan pada aspek pencegahan dengan berbagai model kampanye, sosialisasi, dan edukasi publik.
 
"Presiden sangat berkomitmen untuk terus mengoptimalkan upaya pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi terhadap masalah kekerasan anak, agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter," ungkapnya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif