Alasan PKS Pilih Kampanyekan Sandi Ketimbang Prabowo

Whisnu Mardiansyah 22 Oktober 2018 17:06 WIB
pilpres 2019Prabowo-Sandi
Alasan PKS Pilih Kampanyekan Sandi Ketimbang Prabowo
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid - Medcom.id/Gervin.
Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid membenarkan adanya surat edaran dari DPP PKS kepada seluruh fraksi di DPR untuk optimal mengampanyekan Sandiaga Uno. Alasannya, Sandi selama ini lebih gencar menyapa masyarakat daripada Prabowo. 

"Kan faktanya sekarang ini yang selalu turun ke lapangan kan selalu dengan Pak Sandi. Pak Sandi lagi banyak turun, mungkin ya karena beliau yang real banyak turun sekarang ini ya sudah dibarengi dengan yang banyak turun saja," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018.

Namun, Hidayat memastikan sikap partainya bukan untuk meninggalkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Dalam waktu dekat, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri segera berkomunikasi dengan Prabowo terkait surat edaran ini. 


(Baca juga: Kader PKS Diminta Optimal `Jual` Sandi)

"Dan pada saat itu pasti akan terjadi konsolidasi untuk mengampanyekan sekaligus capres Pak Prabowo dan calegnya dari PKS," ujar wakil ketua MPR ini.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejehtera (PKS) mengeluarkan surat edaran kepaada seluruh anggota Fraksi PKS DPR RI. Surat berisi optimalisasi untuk mengampanyekan cawapres Sandiaga Uno. 

Surat bernomor 05/D/EDR/DPP-PKS/2018 tertanggal 17 September 2018. Surat ditandatangani langsung oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. 

Dalam surat tersebut dijelaskan, optimalisasi dukungan terhadap Sandi itu bertujuan untuk membangun efek ekor jas atau cottail effect pencapresan.  PKS meminta kader di parlemen mengoptimalkan semau sumber daya untuk mengampanyekan sosok Sandi. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id