Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis 6 Mei 2021. MI/Andri Widiyanto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis 6 Mei 2021. MI/Andri Widiyanto

Demokrat DKI Dukung AHY Berduet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Kautsar Widya Prabowo • 21 September 2022 09:43

Jakarta: Mayoritas kader DPD Partai Demokrat DKI Jakarta mendukung Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhyono (AHY) berduet dengan Gubernur Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Duet itu disebut menjadi aspirasi sejumlah masyarakat Ibu Kota. 
 
"Itu kan aspirasi dari kader tapi keputusanya ada di majelis tinggi," ujar Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Mujiyono kepada wartawan, Selasa, 20 September 2022. 
 
Mujiono mengatakan penentuan pasangan calon presiden presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) menjadi kewenangan partai koalisi. Demokrat saat ini belum membentuk koalisi dengan partai politik manapun.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, komunikasi intens sudah dibangun Partai Demokrat dengan Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nantinya, kata Mujiyono, masing-masing dari ketua umum (ketum) partai politik akan menentukan siapa sosok capres dan cawapres yang bakal diusung. 
 
"Kalo AHY sama Anies tergantung koalisi dulu mau gimana. Sama-sama saling menghormati kesetaraan dan seterusnya. Jadi platformnya sama," beber dia. 
 
Sebelumnya, Anies menegaskan proses demokrasi yang terjadi menjelang Pilpres 2024 bukan ditentukan individu. Melainkan oleh partai politik (parpol) melalui koalisinya. 
 
"Jadi biarkan partai politik berproses, biarkan partai politik melakukan pembentukan koalisi," ujar Anies usai menghadiri diskusi bertajuk situasi politik menjelang Pemilu/Pilpres 2024 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 September 2022.
 

Baca: Anies-AHY Foto Bersama, Publik Dipersilakan Menginterpretasikan Berduet di Pilpres 2024


Anies mengeklaim belum menentukan sikapnya. Sebab, dia masih memiliki tanggung jawab sebagai gubernur hingga 16 Oktober 2022.
 
"Sesudah itu nanti kita lihat apakah kemudian saya akan berada di wilayah politik atau wilayah lain," terang dia.


 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif