Ketua DPR Ingatkan Kemenhub Tingkatkan Pengawasan ASDP
Ketua baru DPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2018). Foto: Antara/Wahyu Putro A
Jakarta: Kementerian Perhubungan diminta untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap moda transportasi pada angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP). Hal itu agar moda transportasi tersebut benar-benar laik jalan.

"Saya prihatin terhadap kecelakaan kapal ASDP yang terjadi secara beruntun di Dana Toba dan Pulau Selayar Sulawesi Selatan," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Kecelakaan beruntun yang dimaksudkan adalah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, pada 18 Juni 2018, yang membawa penumpang sekitar 180-an orang serta puluhan kenderaan sepeda motor. Kemudian, tenggelamnya KM Lestari Maju di perairan Pulau Selayar di Sulawesi Selatan pada Selasa, 3 Juli 2018. KM Lestari Maju membawa penumpang sebanyak 139 orang dan 29 orang di antaranya tidak berhasil diselamatkan.


Baca: Menhub Kaji Pelanggaran Manifes KM Lestari Maju

Bamsoet menyampaikan ucapan belasungkawa dan rasa prihatin yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan dan korban lainnya. "Penyebab kecelakaan KM Lestari Maju harus diinvestigasi. Harus ada pihak yang mempertanggungjawabkannya," ucapnya.

Dia meminta Polri bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menginvestigasi kecelakaan kapal KM Lestari Maju. Karena banyak korban jiwa yang tidak berhasil diselamatkan.  

"Perusahaan pemilik KM Lestari Maju harus bertanggung jawab memberikan santunan terhadap keluarga korban yang meninggal dunia serta menanggung seluruh biaya pengobatan terhadap korban luka-luka," terangnya.

Baca: Polri Minta Dilibatkan Awasi Transportasi Perairan

Politikus Partai Golkar ini juga mengingatkan pentingnya upaya serius untuk mencegah kecelakaan moda transportasi ASDP terus berulang. Menurut dia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub harus meningkatkan kinerjanya, terutama pengawasan dan penerbitan surat izin berlayar bagi perusahaan jasa pelayaran.

Bamsoet juga mendorong Kemenhub untuk mendisiplinkan pengusaha-pengusaha
moda transportasi air. Baik swasta maupun BUMN, untuk memperhatikan aturan yang berlaku.

"Semua perusahaan moda transportasi air harus mematuhi peraturan keselamatan dalam perjalanan dan memperhatikan SOP (standar operasional prosedur)," terangnya.

Bamsoet juga mengimbau perusahaan jasa pelayaran, nakhoda, dan kru kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang, serta disiplin dalam mematuhi prosedur keselamatan di atas kapal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id