Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

RUU Ciptaker Diminta Memperjuangkan Aspirasi Buruh

Nasional buruh Omnibus Law
M Sholahadhin Azhar • 03 September 2020 21:51
Jakarta: Pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) terus dikawal. Aspirasi buruh dan kaum pekerja harus diakomodasi dalam bakal beleid itu.
 
“Fraksi Partai Demokrat akan kawal pembahasan RUU Ciptaker dan perjuangkan aspirasi buruh. Jangan sampai ada yang dirugikan. Kita tentu ingin Indonesia semakin bergerak maju,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR Edhie Baskoro Yudhoyono dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 September 2020.
 
Pria yang akrab disapa Ibas ini ingin memastikan kelayakan hidup buruh. Caranya dengan bertukar pikiran dengan para pekerja sebagai pihak ketiga dalam RUU Ciptaker.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Potensi Ancaman bila RUU Cipta Kerja Tidak Disahkan
 
Ibas menyampaikan hal tersebut saat menerima perwakilan dari serikat buruh pada Rabu, 2 September 2020. Dalam kesempatan itu, Ibas berdiskusi dengan perwakilan federasi buruh, salah satunya Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas).
 
Koordinator Gekanas, R Abdullah, menyebut ada indikasi RUU Ciptaker tak sesuai landasan negara. "Khususnya terkait ketenagakerjaan dan kelistrikan. Jika RUU Ciptaker disahkan, akan terjadi gradasi dari UU sebelumnya,” kata Abdullah.
 
Pihaknya mengusulkan klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari RUU Ciptaker. Sementara Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Industri (FSPI), Indra Munaswar, menyebut pemerintah terlalu fokus pada investasi dalam rancangan aturan itu.
 
Indra mengkritik pembukaan lapangan kerja yang luas bagi tenaga kerja asing melalui investasi. Hal tersebut tak sesuai dengan cita-cita bakal aturan omnibus law untuk memberikan lapangan kerja bagi warga Indonesia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif