Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Arga Sumantri/Medcom.id
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Arga Sumantri/Medcom.id

Pemerintah Diusulkan Ubah Skema Bansos

Nasional Virus Korona
Medcom • 18 Mei 2020 23:07
Jakarta: Fraksi Partai Gerindra di DPR mengusulkan agar pemerintah mengubah skema bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak virus corona (covid-19). Bantuan berupa uang tunai dinilai lebih memiliki banyak pengaruh untuk masyarakat ketimbang sembako.
 
"Fraksi Gerindra mengusulkan sembako digantikan dengan uang tunai," ujarKetua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani, Jakarta, Senin, 18 Mei 2020.
 
Muzani mengatakan masyarakat sangat membutuhkan uang tunai. Khususnya, kalangan pra sejahtera. Muzani meyakini masyarakat akan menggunakan uang tersebut sesuai keperluan. Misalnya, membeli makanan atau kebutuhan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika mereka bisa menghemat jumlah uang tunai yang diterima tentu saja kebutuhan-kebutuhan yang lain sebagian bisa tertutup," kata Muzani.
 
Menurut dia, penyaluran uang tunai dapat berpengaruh pada perekonomian di daerah. Perekonomian di daerah dapat berputar karena daya beli masyarakat cukup tinggi.
 
"Uang tersebut pasti akan dibelanjakan di mana dia bertempat tinggal, sehingga roda perputaran ekonomi bisa meningkatkan, daya beli juga bisa meningkat," ujar Sekjen Partai Gerindra itu.
 
Baca: Bulog Ditugasi Menyediakan Stok Beras untuk Bansos
 
Muzani menilai bantuan sembako hanya menjadi ajang pemodal besar untuk mendapatkan keuntungan di tengah krisis pandemi. Sebab, penyaluran sembako akan melewati pengadaan lewat tender yang kemudian dimenangkan oleh para kontraktor-kontraktor besar.
 
"Lagipula efek ekonominya sangat kecil, karena perputaran uang itu hanya pada segelintir orang," ucap Muzani.
 
Muzani mengatakan bantuan sembako juga hanya mampu menutupi kebutuhan pangan. Sedangkan, bantuan uang tunai dapat dibelanjakan untuk kebutuhan pokok lainnya.
 
Atas dasar tersebut, lanjut dia, Gerindra mengusulkan skema bantuan diubah dari sembako menjadi uang tunai. "Saya percaya pemerintah bisa melakukan itu, termasuk perbaikan data penerima bantuan uang tunai. Semoga pemerintah bisa mengelaborasi pandangan ini," ujar dia.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif