Anggota Fraksi PKS Nasir Djamil. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
Anggota Fraksi PKS Nasir Djamil. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Ibarat Pisau, Pansus Dinilai Lebih Tajam dari Panja

Nasional Jiwasraya
Anggi Tondi Martaon • 07 Februari 2020 14:21
Jakarta: Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih ngotot pembentukan panitia khusus (pansus) kasus Jiwasraya. Panitia lintas komisi itu dianggap lebih tepat mengungkap skandal yang merugikan negara hingga Rp13,7 triliun itu.
 
"Ibarat pisau dia (pansus) lebih besar, lebih tajam. Kalau panja dia kecil, enggak tajam," kata anggota Fraksi PKS Nasir Djamil kepada Medcom.id, Jumat, 7 Februari 2020.
 
Komisi III, VI, dan XI DPR membentuk panja kasus Jiwasraya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Anggota Komisi III itu mengaku panja dan pansus tidak bisa berjalan bersamaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ibarat Pisau, Pansus Dinilai Lebih Tajam dari Panja
Ilustrasi Jiwasraya. Foto: MI/Ramndani
 
Namun, bila pansus sudah berjalan maka panja yang dibentuk mesti dibubarkan. Nasir berharap pansus terbentuk sebelum hasil kerja panja keluar.
 
Dia berharap pimpinan DPR memfasilitasi keinginan Demokrat dan PKS. "Dan tentu tidak boleh banyak-banyakan. Dalam pengertian suara kami mendukung panja lebih banyak dari pansus. Kalau banyak-banyakan begitu tentu enggak sehat," ujar dia.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif