Komisioner Komnas HAM Choirul Anam--Medcom.id/Intan Yunelia.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam--Medcom.id/Intan Yunelia.

Batas Waktu Penyadapan Terduga Teroris Dinilai Terlalu Panjang

Nasional revisi uu terorisme
Intan Yunelia • 19 Mei 2018 14:27
Jakarta: Revisi undang-undang terorisme memberikan wewenang kepada aparat menyadap terduga teroris. Batas waktu penyadapan diberikan satu tahun dan dapat diperpanjang satu tahun lagi. 

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menilai waktu penyadapan yang ditetapkan terlalu panjang. Apalagi penyadapan ini hanya untuk menemukan barang bukti, waktu dua tahun tidak masuk akal.

"Ini kan penyelidikan proses hukum. Masa proses hukum penyadapan dua tahun enggak ditangkap-tangkap," kata Choirul dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 19 Mei 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Pansus Yakin Revisi UU Terorisme Rampung 23 Mei
 
Berbeda halnya ketika penyadapan dilakukan untuk membongkar jaringan teror. Hal ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar bahkan bertahun-tahun. "Kalau membongkar jaringan boleh lah satu tahun orang disadap. Ini menemukan barang bukti hakim yang nunggu juga capek satu tahun. Jaksa yang pingin nunggu bongkar kasus ini juga capek," jelasnya.

"Ini logika enggak sampai. Masak menyelidik dalam konteks hukum penyadapannya dua tahun. Seminggu cukup," imbuhnya. 

Baca: Hidayat Nur Wahid Minta Penanganan Terorisme tak Tumpang Tindih

Pemerintah dan DPR menyepakati ketentuan pasal soal penyadapan terduga teroris. Dengan tiga syarat dan meminta izin kepada pengadilan sebelum menyadap. 

Syarat penyadapan diatur dalam pasal 31a draf revisi revisi undang-undang terorisme. Tiga syarat itu diantaranya :

1. Bahaya maut atau luka fisik yang serius dan mendesak,
2. Pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana terhadap keamanan negara,
3. dan/atau pemufakatan jahat yang merupakan karakteristik tindak pidana terorganisasi.



(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi