Partai Berkarya Enggan Ikut Tokoh yang tak Move On

Faisal Abdalla 12 Mei 2018 15:07 WIB
pilpres 2019
Partai Berkarya Enggan Ikut Tokoh yang tak <i>Move On</i>
Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso--Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta: Partai Berkarya enggan berpartisipasi dalam gerakan #2019GantiPresiden. Partai Berkarya lebih memilih fokus untuk meraup suara di pemilu legislatif. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso saat menghadiri diskusi bertajuk 'Mengejar Ambang Batas Parlemen'. 

"Kami tak mau ikut-ikutan untuk menggelorakan #2019GantiPresiden. Tagar kami saat ini adalah #2019GantiLegislatif," kata Priyo di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Mei 2018. 


Priyo prihatin akan kondisi politik yang semakin memanas saat ini, di mana tokoh-tokoh politik saling serang. Ia menyarankan kepada semua pihak agar tak menghardik kepemimpinan suatu tokoh tertentu. 

"Kami ingin merajut semua elemen bangsa ini, mulai dari Orde Lamanya Bung Karno, Orde Barunya Pak Harto dan Orde Reformasi sekarang ini. Kita rajut sebagai bangsa yang tak terpisahkan," ucapnya. 

Baca: Nur Wahid Sebut Teriakan #2019GantiPresiden Kebebasan Berekspresi

Partai Berkarya tidak mau ikut-ikutan beberapa tokoh yang sekarang tidak mau move on. Kemudian ingin menghardik kepada orde tertentu. "Silahkan kami tidak mau ikut-ikutan," ucapnya Priyo. 

Lebih lanjut lagi, Priyo mengatakan Partai Berkaya hadir menawarkan solusi atas permasalahan rakyat. Ia mengklaim kehidupan masyarakat masih lebih baik ketika dibawah kepemimpinan Presiden Kedua RI, Soeharto. 

"Dalam keprihatinan ini lah kami hadir untuk menunjukkan masih 'enak jamanku toh'. Ketika zaman Pak Harto, harga sandang, pangan, papan murah. Ini yang ingin saya kemukakan. Saya mau berdebat dengan siapapun dan tokoh parpol manapun untuk mayakini langkah Partai Berkarya ini yang paling benar," pungkas Priyo. 




(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360