PAN-Gerindra Mulai Bagi Kekuasaan

Arga sumantri 26 Juni 2018 13:47 WIB
pilpres 2019
PAN-Gerindra Mulai Bagi Kekuasaan
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) dan Ketua MPR yang juga Ketum PAN Zulkifli Hasan sebelum pertemuan tertutup di Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A.
Jakarta: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengakui pertemuan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai upaya penjajakan koalisi Pilpres 2019. Pembahasan sudah mengerucut soal power sharing alias membagi kekuasaan.

"Memang karena waktu tinggal satu bulan lagi, itu saya kira sudah masuk agenda pembicaraan," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018.

Zulkifli meyakini pembahasan soal bagi-bagi kekuasaan juga mulai dilakukan semua partai politik. Itu jadi hal yang lumrah mengingat waktu pendaftaran pilpres tinggal sebulan lagi. 


"Semua pasti begitu. Tadinya lebar, sekarang sudah mulai mengerucut," ujar dia.

Namun, Zulkifli mengklaim landasan PAN berkoalisi tidak semata soal bagi-bagi kekuasaan. Dia menyebut PAN lebih ingin diajak duduk bersama membicarakan konsep pemerintahan nantinya. 

"Arah Indonesia ke mana. Kita mesti sama-sama memikirkan, membangunnya bagaimana. Harus didesain sama-sama," ujar dia. 

Baca: Cawapres PAN Bukan Harga Mati

Hingga kini, PAN belum menentukan arah koalisi Pilpres 2019. Posisinya di koalisi pemerintahan saat ini juga tidak membuat PAN terang-terangan mendukung Presiden Joko Widodo. PAN justru tampak mulai mesra dengen poros oposisi. 

Kemarin, Zulkifli mengundang Prabowo ke rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan. Pertemuan itu disebut-sebut sebagai bentuk menjauhnya PAN dari partai koalisi pendukung Joko Widodo.

 




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id