Presiden Jokowi/MI/Ramdani
Presiden Jokowi/MI/Ramdani

Eksekusi Program dan Komunikasi Jokowi-Ma'ruf Dianggap Kurang Kuat

Nasional jokowi wapres presiden jokowi maruf amin
Anggi Tondi Martaon • 22 Oktober 2020 15:34
Jakarta: Setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Jokowi-Maruf) membutuhkan beberapa penguatan. Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menilai kepemimpinan pasangan ini lemah dalam beberapa hal, salah satunya eksekusi.
 
"Cara kerjanya masih biasa-biasa saja, businness as usual," kata Jazilul kepada Medcom.id, Kamis, 22 Agustus 2020.
 
Padahal, saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi virus korona (covid-19). Seharusnya, kata dia, kondisi disikapi pemerintah dengan manajemen kepemimpinan luar biasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Manajemen kepimpinan krisis dengan pola kerja yang berbeda dengan keadaan normal," ungkap Jazilul.
 
Baca:Moeldoko: Presiden Jokowi Masih Prorakyat
 
Catatan kedua, yakni komunikasi publik. Jokowi-Ma'ruf dinilai tidak terampil menyosialisasikan penanggulangan korona dan memberi pemahaman kepada masyarakat.
 
"Dialog masih tersendat dan muncul berbagai mispersepsi bahkan fitnah," sebut Jazilul.
 
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta pemerintah memperbaiki komunikasi publik. Salah satu cara, dengan tidak mengobral pernyataan yang kontroversi dan bahkan tidak sinkron.
 
"Perangkat tim komunikasi pemerintah perlu ditingkatkan dan dievaluasi sesuai dengan tantangan yang ada," ujar dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif