NEWSTICKER
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Medcom.id/ Candra Yuri
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Medcom.id/ Candra Yuri

Kemendagri Minta Masa Kampanye Pilpres 2024 Dipersingkat

Nasional pilpres
Cindy • 06 Agustus 2019 01:41
Sumedang: Kementerian Dalam Negeri menilai dinamika pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 terlalu panjang. Ia pun meminta masa kampanye pilpres dan pileg 2024 dipersingkat menjadi dua bulan.
 
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah melobi beberapa pimpinan partai politik, DPR dan MPR terkait hal tersebut. Karena masa kampanye yang panjang membuat polarisasi di masyarakat.
 
"Kita mengusulkan apakah masuk di UU atau cukup di revisi PKPU saja masa kampanye pilpres, pileg itu dipersingkat, maksimum dua bulan," ucapnya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin, 5 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Tjahjo ingin pilpres dan pileg dipisah pada 2024. Dia mengusulkan pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi dua tahap.
 
"Karena keserentakannya (pilpres dan pileg) tidak di hari jam yang sama. Mungkin terpaut dua minggu atau satu bulan. Yang ketiga pilkada dua tahap, di 2020 dan 2024," terang Tjahjo.
 
Tjahjo menambahkan KPU bisa menggabungkan pemilihan. Antara pemilihan DPD dengan Pilpres atau Pileg.
 
"Karena DPD kan individu, jadi tidak ada masalah," katanya.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif