Mantan Ketua Umum Partai Jusuf Kalla. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id
Mantan Ketua Umum Partai Jusuf Kalla. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id

Kader Golkar Diminta Berhenti Menyalahgunakan Uang Negara

Nasional partai golkar
Kautsar Widya Prabowo • 03 Desember 2019 19:31
Jakarta: Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla meminta kader-kader Golkar berhenti menyalahgunakan uang negara untuk kepentingan partai. Tindakan itu akan berdampak pada suara Golkar di pemilihan umum (pemilu).
 
"Siapa yang terindikasi (menyalahgunakan dana negara) ya keluarkan. Akhirnya yang lain tidak berani, itu saja caranya," ujar Kalla di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Kalla menyinggung nama mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang terlibat dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Novanto dinilai kerap menghalalkan segala cara dalam bermanuver politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Novanto juga sempat merayu Kalla agar memberikan kursi wakil sekretaris fraksi di DPR. Namun, Kalla yang saat itu menjabat sebagai ketua umum Golkar menolak mentah-mentah permintaan Novanto.
 
"Saya bilang (Novanto) tidak bisa urus apa pun di partai, enggak boleh campur tangan di partai, semua orang lobi, sama sekali Novanto tidak bisa urus apa pun," tuturnya.
 
Ketegasan Kalla menyelamatkan partai berlambang pohon beringin itu dari keterpurukan. Namun, Golkar kembali terperosok.
 
Novanto menjadi salah satu biang keladinya. Novanto yang saat itu menjabat ketua umum Golkar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2017.
 
"Ternyata dia biangnya, semua pada tahu itu partai kena sekarang akibat Novanto," kesalnya.
 
Dia meminta partai yang belum bersih dari praktik rasuah lebih baik tidak menyurakan prinsip good governance. Terlebih, pelakunya merupakan pimpinan wakil rakyat.
 
"Kita sendiri governance-nya enggak baik, bagaimana Anda bisa tegak di DPR kalau temannya lagi masuk penjara. Tidak ada," pungkasnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif