Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama menteri Kabinet Indonesia Maju. ANT/Puspa Perwitasari.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama menteri Kabinet Indonesia Maju. ANT/Puspa Perwitasari.

Kabinet Indonesia Maju Menjanjikan

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Arga sumantri • 23 Oktober 2019 18:08
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi Kabinet Indonesia Maju pilihan Presiden Joko Widodo. PSI bakal tetap mendukung pemerintahan meski tak punya perwakilan kader di kabinet.
 
"PSI siap mendukung sepenuhnya kabinet baru," kata Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Isyana mengatakan Kabinet Indonesia Maju banyak diisi profesional. Misalnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Wishnutama, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini menjanjikan," kata dia.
 
Isyana mengaku terkejut sekaligus gembira atas terpilihnya Nadiem sebagai Mendikbud. Ia yakin pendiri Go-Jek itu bisa memberikan inovasi di kementerian tersebut.
 
"Kita bisa berharap inovasi dalam bidang pendidikan akan tergelar lebih cepat," ungkapnya.
 
Menurut Isyana, kehadiran Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif juga memberi harapan baru. Kreativitas dan tangan dinginnya di industri pertelevisian sudah teruji. Ia berharap Wishnutama bisa membawa sektor pariwisata lebih berkilau.
 
Isyana juga menanggapi positif penunjukan Mahfud MD. Mahfud dinilai memiliki bekal kelimuan, integritas, dan pengalaman praktis yang panjang.
 
"Sosok Erick Thohir sebagai Menteri BUMN juga diyakini membawa kebaruan. Pengalaman dia di sektor swasta semoga bisa membawa perubahan positif di lingkungan BUMN," kata Isyana.
 
Isyana menilai kabinet Indonesia Maju juga mencerminkan pembaruan dan kontinuitas. Beberapa aspek yang perlu dipercepat diisi dengan sosok-sosok segar.
 
Di sisi lain, PSI juga menyoroti makna lima pesan Presiden untuk para menteri. Misalnya, peringatan agar tidak korupsi. Jokowi juga meminta tidak ada visi menteri, yang ada hanya visi Presiden dan Wapres.
 
Jokowi, kata dia, meminta para menteri bekerja dengan cepat. Selain itu, selalu mengecek masalah di lapangan dan menemukan solusi. Terakhir, semua harus serius bekerja.
 
“Jika lima pesan Presiden itu bisa dikerjakan, Indonesia yang maju semoga bisa kita peroleh," pungkasnya.
 
PSI jadi salah satu partai pendukung Jokowi-Ma'ruf di Kabinet Indonesia Maju. Selain PSI, partai pendukung petahana lainnya yang tak lolos Pemilu 2019 juga tak punya perwakilan di kabinet.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif