Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh. MI/Rommy Pujianto.
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh. MI/Rommy Pujianto.

Kemendagri Serahkan Daftar Pemilih pada Februari 2020

Nasional pilkada serentak
M Sholahadhin Azhar • 26 November 2019 14:15
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri berkomunikasi intens dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ihwal daftar pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Penyelenggara pemilu akan mengolah data Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) tahun depan.
 
"Kira-kira itu akan disetor pada 20-22 Februari 2020. Kami menyiapkannya di Januari 2020 berbasis data 31 Desember 2019," kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh kepada Medcom.id, Selasa, 26 November 2019.
 
Kemendagri dua kali memperbaharui data dalam sistem kependudukan dan catatan sipil, yakni pada Juni dan Desember. Zudan mengatakan basis DP4 akan memakai data di semester dua 2019 yang lebih mutakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemendagri terus berkoordinasi dengan KPU terkait persiapan daftar pemilih. Zudan tak menemukan beberapa masalah berarti mempersiapkan pilkada.
 
"Kami rutin berdialog berdiskusi enggak ada masalah, kalau Pilkada kan sudah sejak 2015, 2017, 2018, jadi relatif aman," kata Zudan.
 
Kendala, kata dia, justru bersumber pada basis perekaman data penduduk. Sebab, ada 2,2 juta masyarakat Indonesia yang enggan merekam data KTP-el. Mayoritas penduduk itu berada di wilayah Papua dan Papua Barat.
 
Kultur dan geografis jadi kendala merekam data. Masyarakat dua provinsi itu menilai perekaman data tak penting dilakukan.
 
"Yang merekam sudah 98,8 persen. Kita-kira kalau dikonversikan itu 191 juta dari target 193 juta, jadi tersisa 2,2 juta," jelas Zudan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif