Labuan Bajo menjadi salah satu daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara . DOK Kemenparekraf
Labuan Bajo menjadi salah satu daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara . DOK Kemenparekraf

Pendapatan Sektor Pariwisata Diprediksi Merosot 50 Persen

Nasional Virus Korona pariwisata indonesia
Nur Azizah • 16 April 2020 13:11
Jakarta: Sektor pariwisata Indonesia diprediksi kehilangan pendapatan lebih dari 50 persen sejak pandemi covid-19 (korona). Penurunan pendapatan bisa lebih besar bila pandemi belum selesai hingga Juni 2020.
 
Sektor pariwisata menyumbang US$20 miliar pada 2019. Adapun jumlah wisatawan yang datang sekitar 16 juta orang.
 
"Kalau bicara tahun ini, perkiraan dengan asumsi Juni sudah recovery, itu mungkin potensi devisa kehilangan separuhnya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio di Jakarta, Kamis, 16 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wishnutama memprediksi sektor pariwisata hanya mampu mendatangkan 5 juta wisatawan tahun ini. Jumlah ini bisa saja merosot bila pandemi tak kunjung berakhir.
 
"Tergantung kapan ini berhenti," ujar dia.
 
Kendati begitu, Wishnutama optimistis sektor pariwisata bisa bangkit pascapandemi. Ia mengakui untuk mengembalikan itu membutuhkan waktu.
 
"Butuh staging, enggak bisa langsung. Kita harus kembalikan lagi konektivitas pesawat," ujar dia.
 
(Baca: Jokowi Instruksikan Pengusaha Pariwisata Dibuatkan Program Padat Karya)
 
Presiden Joko Widodo memerintahkan Wishnutama membuat program padat karya untuk pekerja di bidang pariwisata. Ini bisa menjadi salah satu cara meminimalisasi pemutusan hubungan kerja (PHK).
 
"Realokasi anggaran dari Kemenpar harus diarahkan semacam belum tahu bentuknya apa tapi semacam program padat karya, kerja yang di bidang pariwisata," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2020.
 
Jokowi menyebut selain buruh dan pedagang kecil, pekerja di bidang pariwisata ikut terdampak covid-19 (korona). Banyak pengusaha hotel, restoran, dan aksesoris harus tutup dan mengurangi jumlah karyawan.
 
Kepala Negara juga memerintahkan Kemenpar menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku di sektor pariwisata. Dia menegaskan ini harus dikerjakan agar pelaku usaha bisa bertahan.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif