Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Foto: MI/Ramdani

Pansus Jiwasraya Dianggap Bikin Gaduh

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 01 Februari 2020 06:21
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan partai koalisi pemerintah tetap mendukung penanganan gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya melalui Panitia Kerja (Panja). Pasalnya membuat Panitia Khusus (Pansus) hanya akan membuat kegaduhan politik Indonesia.
 
"Tanda-tanda kegaduhan itu justru ada ketika Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menulis di laman Facebooknya, kemudian ada dua menteri yang ditarget berarti ini kan masalah yang akan mengemuka di masyarakat dan media," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Asrul Sani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.
 
Asrul menyebut panja akan fokus untuk mengembalikan dana nasabah meski ada dugaan rasuah. Duit nasabah akan dikembalikan bertahap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagaimana nasabah itu bisa mendapatkan pengembalian meskipun bertahap," tuturnya.
 
Meski demikian, Arsul menyebut pembentukan pansus dapat dilakukan, jika panja tak kunjung memberikan hasil yang signifikan. Saat ini sejumlah strategi untuk menangani kasus dugaan rasuah yang merugikan uang negara Rp13,7 triliun sudah ada di tangan panja.
 
"Kita tunggu dan kita pakai panja dulu, nanti kalau setelah katakanlah satu tahun yang di plan kan ga ada hasilnya, barulah kita berpikir pansus," tuturnya.
 
Lebih lanjut, Asrul menilai hal yang wajar ketika partai oposisi pemerintah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat berkeinginan membentuk pansus. Namun, upaya politisasi tersebut akan mengorbankan masyarakat terutama nasabah Jiwasraya.
 
"Yang jadi korban kan nasabah, padahal krmarin udah ada kasus first travel, nah ini yang jadi korban nasabah, padahal Jiwasraya tidak hanya satu-satunya bisa aja yang lain kan kayak gitu, ributnya ribut politik," pungkasnya.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif