Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta. Foto: Setwapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta. Foto: Setwapres

JK Akan Bicara Masalah Bencana di Swiss

Nasional bencana
Achmad Zulfikar Fazli • 13 Mei 2019 18:43
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla akan bertolak ke Jenewa, Swiss, pada Selasa, 14 Mei 2019 dini hari. Dalam lawatannya itu, JK akan berbicara soal penanganan bencana.
 
"Indonesia dianggap memiliki pengalaman dari berbagai macam-macam penyelesaian kebencanaan, baik itu tsunami, gempa bumi, karena kita bagian dari ring of fire," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.
 
JK mengatakan kegiatan itu dilaksanakan oleh United Nations Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN PBB). Secara pribadi, JK diminta menjelaskan pengalaman Indonesia dalam menghadapi bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


JK diagendakan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail di Hotel Beau Rivage pada hari kedua di Swiss. Orang nomor dua di Indonesia itu juga akan mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan National Statement pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2019 yang diselenggarakan di International Conference Center Geneva (CICG).
 
GPDRR digelar pada 13 Mei-17 Mei 2019 bertema "Resilience Dividend: Towards Sustainable and Inclusive Societies".
 
Di sela acara, JK dijadwalkan bertemu dengan Komisioner Tinggi UNHCR Filippo Grandi, dan Presiden International Committee of the Red Cross (ICRC) Peter Maurer, serta Sekretaris Jenderal IFRC Elhadj As Sy.
 
Selain itu, eks Ketua Umum Golkar itu diagendakan bertemu dengan Direktur Jenderal International Organization for Migration (IOM) António Vitorino, Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach, dan Presiden International Basketball Federation (FIBA) Horacio Muratore. JK juga akan ke Kampus The Swiss Federal Institute for Vocational Education and Training (SFIVET), dan diakhiri buka puasa bersama masyarakat Indonesia di Jenewa.
 
JK juga dijadwalkan menghadiri acara “The Christchurch Call to Action” serta Dinner Tech for Good Summit di Paris, Prancis. JK akan berbicara masalah teroris yang marak di internet dalam waktu hampir bersamaan.
 
"Jadi dua acara, satu bencana, satu terorisme lewat internet," ucap dia.
 
JK mengungkapkan penyebab terorisme saat ini semakin kencang. Hal itu, kata dia, disebabkan penggunaan internet terus meningkat, sebagai suatu sistem komunikasi dan pengetahuan antarmereka.
 
"Di internet, anda bisa belajar tentang bom, idologi macam-macam, semua bisa lewat internet. Karena itu, saya bersama Rudiantara di undang Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri New Zealand yang baru ini telah menjadi korban, 2 bulan lalu," pungkas dia.
 
Selepas dari Swiss dan Prancis, JK akan menyempatkan singgah di Kota Doha, Qatar. Di kota ini, JK akan buka puasa bersama masyarakat Indonesia. Kemudian, JK akan meninjau kawasan Souq Waqif, sebuah pasar tradisional yang menggabungkan warisan dan tradisi dengan modernitas.
 
Setelah itu, JK beserta sang istri Mufidah Jusuf Kalla kembali ke Tanah Air. JK dan rombongan diperkirakan tiba di Jakarta pada Sabtu, 18 Mei 2019.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif