Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

PBNU Usulkan Perpres Reforma Agraria

Nasional reforma agraria
Achmad Zulfikar Fazli • 20 September 2018 12:49
Jakarta: Warga Nahdlatul Ulama (NU) disebut masih banyak yang kesulitan memperoleh lahan. Karena itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mendorong Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan soal reforma agraria.
 
"PBNU mengusulkan agar ada perpres reforma agraria, sekaligus bisa diterbitkannya inpres sebagai aturan teknis yang bisa memayungi semua proses," kata Said dalam acara Peresmian Pembukaan Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial dan Global Land Forum 2018 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.
 
Menurut dia, selama ini banyak masyarakat yang bermasalah dengan hukum karena dianggap masuk ke lahan orang lain. Hal itu dinilai tak akan terjadi, jika ada aturan yang memayungi masyarakat dalam memperoleh lahannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini sering sekali kita dengar ada Solikin, Djumadi ditangkap polisi karena mengganggu atau memasuki wilayah perhutani, misalkan. Ini perlu perlindungan, kasihan Djumadi, Solikin, Zulkifli, Madais, agar mereka betul-betul mendapat perlindungan hukum. Kan mudah sekali melangkah dianggap pelanggaran hukum," ujar dia.

Dia berharap dengan kerja sama antara PBNU, Kementerian Desa, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan KSP ini, keinginan masyarakat di bawah untuk memperoleh lahan terwujud. Perluasan dan percepatan reforma agraria juga akan tercapai.
 
"Kita harapkan seperti apa yang diusulkan, yang dimau masyarakat di bawah, nanti mendapatkan atau satu titik temu yang dimau bapak Presiden," ucap dia.
 
Menurut dia, mewujudkan keinginan masyarakat untuk memperoleh lahan ini sangat penting sekali buat Jokowi. Terutama dalam menghadapi Pilpres 2019. "Enggak apa-apa, kalau demi kebaikan enggak apa-apa kan," ucap dia.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif