ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Kesabaran Pemerintah Mampu Bawa Indonesia Keluar dari Amukan Covid-19

Nasional virus corona covid-19 pandemi covid-19 Gelombang Baru Covid-19 kasus covid-19 indonesia
Anggi Tondi Martaon • 20 Oktober 2021 18:56
Jakarta: Pemerintah dinilai sangat sabar menghadapi pandemi covid-19. Di tengah berbagai kekurangan, Indonesia mampu menjinakkan amukan virus korona pada pertengahan 2021.
 
"Pada akhirnya, eskalasi yang terpapar menurun. Tingkat hunian rumah sakit juga menurun. Yang sakit dan meninggal turun drastis. Ini harus diapresiasi," kata Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay melalui keterangan tertulis, Rabu, 20 Oktober 2021.
 
Anggota Komisi IX itu menyebut pemerintah memang sedikit terlambat merespons penyebaran covid-19. Hal itu dimaklumi karena keberadaan virus korona persoalan baru. Tidak ada satu pun negara yang siap menghadapi wabah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, infrastruktur kesehatan Indonesia dinilai belum sepenuhnya siap merawat pasien covid-19. Hal itu terlihat pada gelombang kedua covid-19 usai Idulfitri 2021.
 
Rumah sakit terpaksa mendirikan tenda darurat agar bisa merawat masyarakat yang terpapar covid-19. Pemerintah ketar-ketir memenuhi kebutuhan oksigen dan obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat.
 
Baca: Laporan Kinerja Jokowi-Ma'ruf: Pemerintah Belajar dari Serangan Varian Delta
 
"Kalaupun ada obat, harganya sangat tinggi sekali. Banyak yang tidak sanggup membeli," ungkap dia.
 
Eks Wakil Ketua Komisi IX DPR itu bersyukur Indonesia bisa melalui berbagai rintangan tersebut. Sehingga, Indonesia berhasil keluar dari badai covid-19.
 
"Negara lain banyak juga yang terkejut dengan Indonesia. Bahkan, Malaysia tertinggal dengan kita. Ini harus disyukuri," ungkap dia.
 
Namun, hal ini jangan sampai membuat bangsa ini jumawa dan lengah. Dia mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan mengindari lonjakan covid-19. 
 
"Semua pihak tetap harus berkontribusi. Caranya, tetap menerapkan prokes secara ketat di semua tempat," ujar dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif