Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

PP Muhammadiyah Tak Mempersoalkan Susunan Kabinet Indonesia Maju

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Medcom • 27 Oktober 2019 10:48
Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tak pernah mempersoalkan susunan Kabinet Indonesia Maju. Muhammadiyah menghormati hak prerogatif Presiden Joko Widodo dalam menyusun kabinetnya.
 
"Muhammadiyah bahkan berterima kasih karena Prof Muhadjir Effendy diberi amanat dan diangkat Presiden sebagai Menko PMK (menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan)," kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019.
 
Menurut dia, pernyataan di luar yang telah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, yang mempersoalkan pengangkatan menteri tidak mewakili dan mencerminkan sikap Muhammadiyah. Dadang pun mengimbau kader Muhammadiyah untuk tidak mengeluarkan pernyataan seputar kabinet, atau masalah nasional lainnya. Terutama, pernyataan yang tidak sejalan dengan kepribadian dan garis kebijakan PP Muhammadiyah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dadang menegaskan Muhammadiyah bukan organisasi politik dan tetap istikamah sebagai gerakan kemasyarakatan. Muhammadiyah, lanjut dia, menjalankan misi dakwah dan tajdid atau pembaruan untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan sejalan dengan misi Islam sebagai agama rahmatan lil'alamin.
 
Kabinet Indonesia Maju yang berisikan 34 menteri, empat pejabat setingkat menteri, dan 12 wakil menteri sudah terbentuk. Kabinet berisikan beragam latar belakang.
 
Dari kalangan profesional contohnya, eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ditunjuk menjadi menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam). Bekas CEO GoJek Nadiem Makarim dipilih menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud), dan Muhadjir dipilih sebagai Menko PMK.
 
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi lawan Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 juga dirangkul menjadi menteri pertahanan (menhan). Partai nonparlemen seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mendapat kursi wakil menteri agraria.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif