Ekonomi. Ilustrasi: Medcom.id./Mohammad Rizal.
Ekonomi. Ilustrasi: Medcom.id./Mohammad Rizal.

Kementerian Investasi Harus Buat Indonesia Ramah Pemodal

Nasional kabinet jokowi
Arga sumantri • 15 Agustus 2019 16:10
Jakarta: Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto merespons positif rencana pembentukan Kementerian Investasi. Ia menilai kementerian ini bisa mewujudkan Indonesia menjadi negara yang ramah terhadap pemodal.
 
"Kita mendukung sepenuhnya rencana pembentukan Kementerian Investasi yang akan bertanggung jawab dan akan mengambil seluruh stakeholder yang berkaitan investasi," kata Dito kepada Medcom.id, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Menurut dia, Indonesia memerlukan foreign direct investment (FDI) untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,3 persen yang dicanangkan. Iklim investasi Tanah Air sudah cukup baik, tetapi masih perlu pembenahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu masalah investasi ialah birokrasi yang masih berbelit. Pasalnya, guna menanamkan modalnya, investor harus berurusan dengan lintas kementerian.
 
Menurut dia, Kementerian Investasi nantinya bisa menjadi penanggung jawab penuh investasi yang masuk ke Indonesia. Mereka menangani mulai dari perencanaan, membantu perizinan, dan memastikan kelancaran investasi.
 
"Kementerian ini akan memfasilitasi menjembatani seluruh kebutuhan antarkementerian yang terkait investasi," ungkap politikus Golkar itu.
 
Investasi selama ini, kata dia, berkaitan dengan banyak lembaga. Terkait analisis dampak lingkungan contohnya harus berurusan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sementara itu, pembebasan lahan berurusan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
 
Baca: Kabinet Jokowi-Ma'ruf Telah Rampung
 
"Kementerian Investasi inilah yang akan fokus merealisasikan niat investor tersebut mulai dari perizinan, pelaksanaan, sampai selesai, sampai laporan, dan lain sebagainya," ujar dia.
 
Presiden terpilih Joko Widodo memastikan kabinet mendatang tetap berjumlah 34 kementerian. Namun, ada beberapa kementerian baru, salah satunya Kementerian Investasi. Sejumlah kementerian juga akan dilebur menjadi satu.
 
"Akan ada Kementerian Investasi. Itu artinya, BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) ditingkatkan statusnya dari badan menjadi kementerian," kata Jokowi ketika bertemu pimpinan media di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif