Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

KPU Harus Berani Memundurkan Pelaksanaan Pilkada 2020

Nasional Virus Korona pilkada serentak
Anggi Tondi Martaon • 14 Mei 2020 12:09
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus berani mengundurkan kembali Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 jika penyebaran virus korona (covid-19) belum bisa dikendalikan. Potensi berkurangnya kualitas dan membahayakan masyarakat muncul jika pemungutan suara dipaksakan pada Desember 2020.
 
"Nah itu tantangan. KPU harus bisa, sejak awal dia sudah melihat ini tidak mungkin lagi untuk dilaksanakan, maka KPU harus bisa menyatakan secara tegas untuk menolaknya (menggelar pilkada pada Desember 2020)," kata peneliti senior Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Hadar Nafis Gumay kepada Medcom.id, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Menurut dia, saat ini KPU tidak bisa lagi menetapkan pengunduran pelaksanaan pilkada secara mandiri. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 terkait pilkada, keputusan melanjutkan atau mengundurkan pesta demokrasi itu harus melalui pertimbangan atau persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hadar menilai aturan ini semakin memberatkan KPU dalam mengambil kebijakan yang tepat. Pasalnya, pihak lain kemungkinan memiliki pandangan berbeda dengan berbagai pertimbangan.
 
"Kita tahulah hitungan mereka ini kan macam-macan. DPR itu punya hitungan politik, pemerintah hitungan ekonomi, dan segala macamlah ya," ungkap mantan Komisioner KPU itu.
 
Baca: Pelaksaanaan Pilkada Tahun Ini Berpotensi Menurunkan Kualitas
 
KPU harus berani meyakinkan Komisi II dan Kemendagri untuk tidak memaksakan penyelenggaraan Pilkada 2020 pada Desember. KPU harus memberikan pemahaman kepada kedua pihak terkait potensi bahaya penyelenggaraan dipaksakan pada Desember nanti.
 
"Saya berharap pemerintah dan DPR tidak memaksakan. Harus memperhatikan apa yang diyakini KPU bahwa pilkada ini bisa berjalan dengan baik dan berhasil," ujar dia.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif