Ilustrasi vaksin virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi vaksin virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal

Politik Luar Negeri Jokowi-Ma'ruf Soal Vaksin Dinilai Tak Egois

Nasional Virus Korona Kabinet Jokowi-Maruf presiden jokowi vaksin covid-19
Anggi Tondi Martaon • 21 Oktober 2020 14:23
Jakarta: Politik luar negeri pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) terkait pengadaan vaksin tak hanya mementingkan kebutuhan domestik. Indonesia dinilai turut memperjuangkan akses vaksin bagi seluruh negara terdampak covid-19.
 
"Kita tidak hanya tengah menyiapkan vaksin bagi kebutuhan dalam negeri, namun turut berperan dalam penyediaan vaksin bagi dunia," kata Anggota Komisi I DPR Willy Aditya kepada Medcom.id, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Wakil Ketua Fraksi NasDem itu menilai perjuangan Indonesia menjamin akses vaksin untuk seluruh negara sesuai amanat konstitusi. Indonesia harus turut serta menjaga ketertiban dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika semuanya lancar, ini tentu akan menjadi prestasi tersendiri bagi pemerintahan saat ini," ungkap dia.
 
Dia mengapresiasi kebijakan politik luar negeri pemerintahan Jokowi-Maruf yang dikomando Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Sehingga, kerja memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri sekaligus upaya membuka akses vaksin secara merata ke seluruh dunia dapat terjadi.
 
"Kesigapan dan kelincahan begitu terlihat dari skema diplomasi yang mereka (Kementerian Luar Negeri) lakukan," ujar dia.
 
Baca: Pemerintah Bakal Bentuk Konsorsium Industri Vaksin Covid-19
 
Menlu Retno Marsudi menekankan pentingnya akses setara dan berkeadilan atas vaksin. Hal ini disampaikan dalam Pertemuan Kebijakan Luar Negeri dan Kesehatan Global (FPGH) yang dipimpin Indonesia selama setahun ini.
 
"Kerja sama global penting untuk memastikan akses yang setara dan berkeadilan terhadap vaksin," tegas Retno dalam pertemuan yang digelar Kamis, 3 September 2020.
 
Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya mengamankan pasokan vaksin untuk dalam negeri. Hingga Oktober 2020, Indonesia mendapat komitmen akses vaksin hingga 328 juta dari target 340 juta dosis.
 
Baca: Penggunaan Vaksin Luar Negeri Hanya untuk Kebutuhan Jangka Pendek
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif