Anggota Komisi V Syahrul Aidi Maazat. Dok. DPR
Anggota Komisi V Syahrul Aidi Maazat. Dok. DPR

Pemerintah Diminta Tindak Tegas Pelempar Isu Pembubaran MUI

Nasional terorisme MUI Teroris densus 88 DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 22 November 2021 11:31
Jakarta: Pemerintah diminta menindak tegas pelempar isu pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI). Isu tersebut mengemuka usai Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap anggota nonaktif Komisi Fatwa MUI, Ahmad Zain An-Najah.
 
"Perlu pemerintah menelusuri siapa penyebar isu meresahkan terkait pembubaran MUI. Siapa yang membuat panas ruang publik karena penangkapan ulama," kata anggota Fraksi PKS di DPR Syahrul Aidi Maazat melalui keterangan tertulis, Senin, 22 November 2021.
 
Anggota Komisi V itu menyampaikan isu pembubaran MUI sangat mengkhawatirkan. Isu itu dinilai berpotensi merusak keharmonisan kehidupan bernegara ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tidak tahu narasi seperti apa dan ending bagaimana yang diharapkan oleh oknum yang mengembuskannya. Menurut kita ini berlebihan," ungkap dia.
 
Dia berpendapat MUI tak layak dibubarkan karena kasus penangkapan Zain. Sebaliknya, lembaga keagamaan itu seharusnya diperkuat.
 
"Ulamanya diberi ruang untuk berkontribusi mengatasi persoalan bangsa. Masyarakat Indonesia masih ikut kata-kata ulama. Kita yakin itu," ujar dia.
 
Baca: Jaringan Teroris Dinilai Sudah Menyusup ke Lembaga Negara
 
Tagar pembubaran MUI menjadi trending di Twitter usai penangkapan Zain. Namun, wacana tersebut ditolak.
 
Seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Menurut dia, isu pembubaran MUI berlebihan.
 
Tudingan MUI menjadi tempat persemayaman terorisme juga dinilai tak masuk akal. Mahfud menekankan kejahatan terorisme bisa terjadi di mana saja.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif