Cara Risma Tangani Masalah Politik Identitas
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Medcom.id/Dheri.
Jakarta: Politik identitas dikhawatirkan kembali dimanfaatkan jelang Pilpres 2019. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini punya cara buat meredam gesekan politik identitas di masyarakat.
 
Risma mencontohkan masalah yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Ada gesekan yang terjadi di salah satu sudut Kota Surabaya.
 
"Saya enggak perlu cerita apa masalahnya, ada ketersinggungan salah satu masyarakat lalu kemudian pada pagi hari banyak tulisan-tulisan," kata Risma di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Agustus 2018.

Baca: Ma'ruf Amin Dinilai Mampu Mengunci Serangan SARA

Risma yang mengetahui hal itu memerintahkan bawahannya melepas seluruh tulisan-tulisan yang tersebar. Risma pun mengumpulkan masyarakat yang bersitegang dan mengajak mereka berdialog.
 
"Saya sampaikan, kita boleh berbeda tapi kan kita taidak boleh kemudian tercerai berai, saya sampaikan gitu ke warga Surabaya," tambah Risma.
 
Selain itu, Risma mempererat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompida). Masalah yang terjadi di Surabaya harus diselesaikan sendiri tanpa campur tangan pihak lain.
 
"Tidak boleh ada pihak lain yang kemudian menjadi (seolah-olah) polisi yang bukan kewenangannya, itu yang coba kita selesaikan," jelas dia.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id