Sandi Ungkap Jokowi Jadi Pencetus Nomor Urut 01 dan 02

Fachri Audhia Hafiez 22 September 2018 08:59 WIB
pilpres 2019
Sandi Ungkap Jokowi Jadi Pencetus Nomor Urut 01 dan 02
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Jakarta: KPU memutuskan untuk menambahkan angka nol di depan nomor urut capres dan cawapres sehingga tidak ada nomor satu atau dua, melainkan 01 dan 02. Hal ini lantaran angka satu dan dua dinilai menggambarkan nomor urut partai pemilu 2019.

Untuk diketahui nomor urut satu partai peserta pemilu 2019 ialah Partai Kebangkitan Bangsa dan dua merupakan Partai Gerindra. Atas dasar ini calon presiden Joko Widodo mencetuskan perubahan penyebutan nomor urut.

"Rupanya ada sebuah pemikiran dari Koalisi Indonesia Kerja bahwa nomor satu dan dua itu kemungkinan akan menguntungkan salah satu partai di koalisi. Akhirnya atas usul beberapa senior, akhirnya diusulkan ditambahkan nol satu nol dua," kata calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 21 September 2018.


Sandi mengaku dalam pembicaraan itu, melibatkan semua paslon capres cawapres dan beberapa tokoh, seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. 

"Jadi ini yang saya ingin berikan satu contoh bahwa kita bersahabat. Kami tidak ingin mengirimkan pesan bahwa situasinya tegang, ini semua sangat cair. Kita sepakati dalm waktu yang singkat tanpa menyalahi undang undang dan bisa diberikan satu perubahan yaitu 01-02. Ini diambil dengan singkat sekali dan penuh persahabatan, senda gurau," tutur Sandi.




(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id