Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

NasDem: Amendemen Konstitusi Belum Diperlukan

Sri Utami • 21 Maret 2022 03:08
Jakarta: Ketua Fraksi NasDem MPR Taufik Basari menegaskan belum ada alasan kuat melakukan amendemen konstitusi. Pernyataan ini merespons wacana amendemen UUD 1945 yang ingin memuat Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).
 
"Saat ini belum terdapat kebutuhan mendesak untuk melakukan amendemen, baik untuk mengakomodasi PPHN apalagi untuk membuka peluang masa jabatan presiden menjadi tiga periode ataupun peranjangan jabatan melalui penundaan pemilu," kata Taufik dalam keterangan tertulis, Minggu, 20 Maret 2022.
 
Ia menekankan melakukan perubahan UUD 1945 harus memiliki alasan fundamental yang didasarkan pada kebutuhan rakyat dan bangsa. Ia menilai usulan amandemen terkait PPHN masih merupakan gagasan elite dan belum menjadi kebutuhan publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun UUD 1945 tidak melarang adanya amandemen konstitusi, namun amandemen harus dilakukan secara hati-hati, penuh pertimbangan. Perubahan amendemen perlu didasarkan atas kebutuhan fundamental demi kepentingan bangsa.
 
Baca: Penundaan Pemilu Tak Bisa Hanya Berdasarkan Big Data
 
Ia mengatakan NasDem telah melakukan survei bekerja sama dengan lembaga Indikator Politik pada September 2021. Survei fokus meneropong pandangan masyarakat terkait PPHN dan isu amandemen. 
 
"Hasilnya, mayoritas publik para tokoh yang berpengaruh tidak setuju amendemen dilakukan saat ini baik untuk PPHN maupun untuk isu lainnya," papar dia.
 
Sejak, NasDem mengingatkan isu amendemen untuk PPHN akan membuka kotak pandora kemungkinan dorongan perubahan soal masa jabatan presiden. Ia menilai tepat jika Fraksi PDI Perjuangan sebagai salah satu pengusung amandemen memutuskan menundanya.
 
"Penundaan usulan ini juga mencegah agar gagasan amendemen kontitusi terkait PPHN tidak menjadi meluas dengan memasukkan usulan masa jabatan presiden tiga periode maupun usulan perpanjangan masa jabatan melalui penundaan Pemilu," ungkap dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif