NEWSTICKER
Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni. Foto: Istimewa
Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni. Foto: Istimewa

NasDem Isyaratkan Dukung Pansus Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 04 Februari 2020 16:28
Jakarta: Fraksi NasDem DPR tidak menutup kemungkinan ikut mendukung terbentuknya panitia khusus(pansus) hak angket Jiwasraya. Dukungan NasDem menunggu kinerja panitia kerja (panja) Jiwasraya mengungkap kasus yang merugi hingga Rp13,7 triliun itu.
 
"Kalau akhirnya panja tidak maksimal dalam melakukan kerjanya maka akan kita naikkan statusnya menjadi pansus," ujar Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Fraksi NasDem Ahamd Sahroni, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Sahroni mengatakan meski sebagai partai koalisi pemerintah, NasDem tak sepenuhnya mendukung Panja. Partainya masih menunggu hasil kinerja tiga panja di Komisi III, VI, dan XI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Wait and see. Mudah-mudahan panja bagus enggak perlu pansus, kalau panja kurang kita geber pansus," tuturnya.
 
Sahroni menegaskan jika dalam perkembangannya nanti, kasus Jiwasraya melibatkan banyak pihak, NasDem akan mengambil tindakan. Pansus dirasa yang paling tepat agar tidak ada yang ditutup-tutupi.
 
"Pansus untuk yang lebih detail, ke dalamnya semua orang terkait di dalamnya kita ungkap untuk publik. Jangan ditutupi seolah olah kan ada yang diumpetin," tegasnya.
 
Sebelumnya dua fraksi di parlemen, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat menyerahkan usulan pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket PT Asuransi Jiwasraya (persero) ke DPR. Dokumen berisi usulan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin.
 
Aziz mengatakan usulan ini merupakan hak anggota DPR untuk menyuarakan pendapatnya sesuai dengan Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 juncto Pasal 154 ayat (1) Peraturan DPR 1 Tahun 2014. Regulasi itu mengatur hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
 
"Untuk menjadi perhatian seluruh anggota dewan yang ada di DPR ini tentunya. Secara makna saya belum baca secara detail," kata Aziz di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif