NEWSTICKER
Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Wabah Covid-19 Dinilai Meneguhkan Kesadaran Islam Agama Kemanusiaan

Nasional Virus Korona
Syarief Oebaidillah • 24 Maret 2020 19:21
Jakarta: Wabah virus korona (covid-19) di Indonesia diinilai menjadi momentum bagi umat Islam meneguhkan kesadaran kemanusiaan. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menyebut keselamatan manusia merupakan tujuan agama Islam.
 
"Untuk itu, mari jadikan peristiwa mewabahnya covid-19 sebagai momentum untuk meneguhkan kesadaran, Islam merupakan agama kemanusiaan," kata Robikin kepada Media Indonesia, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Robikin mengimbau umat Islam tetap mengikuti pesan pemerintah dengan tidak mendatangi tempat keramaian. Segala kegiatan ibadah bisa dilakukan di rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan hentikan salat berjamaah, tahlil, istigasah, peringatan hari besar keagamaan, dan lain sebagainya. Namun lakukan di rumah masing-masing. Jangan menggelar kegiatan bersama di tengah covid-19 mewabah seperti saat ini," tegas dia.
 
Dia mengingatkan syiar agama memang penting. Namun, syiar jangan membuat tujuan agama terhalangi dan tak tercapai.
 
Baca: Pasien Positif Korona 686 orang, 55 Meninggal

Jangan Panik

Robikin mengimbau masyarakat tidak panik menghadapi wabah covid-19 yang telah menimbulkan banyak korban terpapar, dan meninggal.
 
"Selain bukan cara menghindari kemungkinan terjangkit covid-19, kepanikan justru bisa merugikan orang lain. Bahkan diri sendiri dan keluarga," ujar dia.
 
Menurut dia, sikap waspada beda dengan panik. Dia meminta masyarakat jangan melakukan sesuatu yang dapat memicu kepanikan kolektif. Jauhkan pikiran untuk melakukan aksi borong barang.
 
Robikin mengajak masyarakat tetap mengisolasi diri jika benar-benar ingin memutus mata rantai penyebaran covid-19. Bekerja dan belajar cukup dari rumah.
 
"Mengapa? Karena carier korona, covid-19 adalah manusia. Bukan tetumbuhan, tidak juga hewan. Covid-19 tidak menyebar melalui udara. Dengan berdiam diri di rumah, kita berpeluang tidak tertular. Itu berarti, kita menyelamatkan diri sendiri, keluarga, juga lingkungan," kata dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif