Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai (kiri). Foto: MI/Susanto
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai (kiri). Foto: MI/Susanto

Instansi Pemerintah Perlu Disterilkan dari Radikalisme

Nasional pancasila radikalisme
Cindy • 14 November 2019 06:33
Jakarta: Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menyebut pemerintah perlu membersihkan bibit radikal di seluruh instansi dan kementerian. Mereka yang terpapar harus ditindak.
 
"BNPT memberikan informasi siapa yang radikal sebagai contoh di BUMN (badan usaha milik negara), orang terpapar radikal sudah ada di posisi strategis. Ini harus dibersihkan," kata Ansyaad di Prime Talk Metro TV, Jakarta, Rabu, 13 November 2019.
 
Menurut dia, seluruh instansi pemerintah harus berperan aktif memberantas radikalisme. Penanggulangan bibit pemikiran ekstrem ini tak bisa dilakukan dengan hanyamengandalkan beberapa pihak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Whole government approach. Seluruh instansi pemerintah berperan (tangkal radikalisme), kita bisa berkaca dari hasil survei yang membuktikan tubuh pemerintah sudah terpapar radikalisme," ucap dia.
 
Dia menilai arahan Menteri Agama Fachrul Razi yang melarang penggunaan nikab dan celana cingkrang dalam instansi pemerintah patut didukung. "Walaupun memang beliau masuk dengan hal-hal kecil, di gaya berpakaian harus diapresiasi."
 
Ansyaad juga meminta pemerintah menggalang kekuatan narator aktif media sosial untuk mencegah penyebaran radikalisme. Pasalnya, media sosial kini dinilai berperan penting dalam penyebaran paham yang bertolak belakang dengan Pancasila.
 
"Ini kan perang narasi yang mempengaruhi orang, kita berkompetisi, ulama muda yang populer melawan mereka (kelompok radikal). Pemerintah tinggal fasilitasi," jelas Ansyaad.
 


 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif