Menko Polhukam Mahfud MD. Medcom.id/Ilham Wibowo
Menko Polhukam Mahfud MD. Medcom.id/Ilham Wibowo

Pemerintah Tak Ikut Campur Masalah Rizieq dengan Pemerintah Arab

Nasional Rizieq Shihab
Damar Iradat • 14 November 2019 15:49
Jakarta: Pemerintah tak akan mencapuri urusan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan pemerintah Arab Saudi. Rizieq diminta menyelesaikan masalahnya sendiri.
 
"Itu urusan dia dengan pemerintah Arab Saudi. Kan kita tidak tahu masalahnya. Mau ngurus apa?" kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
 
Mahfud mengatakan pemerintah tak pernah melarang Rizieq kembali ke Indonesia. Kepastian itu juga sudah dikonfirmasi kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mahfud juga mengaku telah menerima surat yang diklaim berisi pencekalan Rizieq. Surat itu yang dikirim kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, dari Imigrasi Arab Saudi. Alasan pencekalan tersebut ialah faktor keamanan.
 
Namun, dalam surat itu tak dijelaskan alasan 'keamanan' yang dimaksud. Artinya, Rizieq berurusan secara pribadi dengan Arab Saudi, bukan pemerintah Indonesia.
 
"Yang gitu-gitu tidak bisa dijadikan alat untuk nego bagi pemerintah kita. Yang harus nego dia sendiri kalau surat seperti itu," kata Mahfud.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku tak mengetahui masalah Rizieq karena denda overstay atau waktu izin tinggal yang telah habis sejak 21 Juli 2018. Seharusnya, kata dia, masalah denda overstay bukan jadi persoalan bagi Rizieq.
 
Mahfud mengaku siap membantu jika masalah denda overstay menjadi halangan Rizieq pulang ke Tanah Air. Dia pun mengimbau Rizieq menyerahkan surat asli yang berisikan pencekalan jika ingin dibantu.
 
"Kalau perlu uang, saya pribadi bantu kalau cuma Rp110 juta," tandas Mahfud.
 
Kabar pencekalan Rizieq mencuat setelah video yang diunggah di kanal televisi FPI beredar. Dalam video itu, Rizieq mengaku dicekal pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif