Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan kepada Babinsa seluruh Indonesia di Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/M Agung Rajasa.
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan kepada Babinsa seluruh Indonesia di Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/M Agung Rajasa.

Kenaikan Tunjangan Babinsa Tak Pengaruhi Suara Jokowi

Nasional presiden jokowi
Ilham Pratama Putra • 18 Desember 2018 14:31
Jakarta: Kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan tunjangan operasional dan kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) dinilai murni berdasarkan kebutuhan hidup dan kinerja Babinsa. Kebijakan itu diyakini bukan bagian taktik Presiden untuk meraih suara pada Pilpres 2019.
 
"Pada saat seperti ini semua bisa dihubungkan ke Pilpres.Tapi wacana inikan dari bulan Juli," kata Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (KPSK), Muradi kepada Medcom.id, Selasa, 18 Desember 2018.
 
Dia mengatakan kenaikan yang baru diumumkan ini hanya terkendala kesiapan pemerintah dalam menyiapkan anggaran.
 
Menurut Muradi, kalaupun ada yang melihat kebijakan ini akan mempengaruhi suara petahana di pilpres, angkanya tidak akan signifikan.
 
"Ada tapi kecil. Buat saya tunjangan Rp1 juta itu tidak seberapa. Jadi itu semacam korelasi yang dicari cari," kata Muradi.

Baca: Jokowi Ingatkan Babinsa Jaga Netralitas

Dia mengugkapkan, jumlah anggota Babinsa mencapai 690 ribu orang dan tidak mempunya hak piluh. "Jika seorang TNI punya dua atau tiga anggota keluarga, paling yang bisa memilih itu tak sampai 1,4  juta orang. Jadi tidak pengaruhlah," kata Muradi.
 
Bagi Muradi, langkah Presiden Joko Widodo murni ingin menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyejahterakan prajurit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi