Suasana konferensi pers Charta Politika Indonesia. Foto: Medcom.id/Fachri.
Suasana konferensi pers Charta Politika Indonesia. Foto: Medcom.id/Fachri.

PDI Perjuangan dan Gerindra Saling `Gebuk` di Jakarta

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Fachri Audhia Hafiez • 11 Februari 2019 16:01
Jakarta: PDI Perjuangan dan Gerindra menjadi dua partai teratas yang elektabilitasnya moncer di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta, 1, 2 dan 3. Elektabilitasnya keduanya bersaing di angka dua digit.
 
Hal itu terungkap dari hasil survei Charta Politika Indonesia yang merilis survei opini publik di DKI Jakarta.
 
"Elektabilitas PDI Perjuangan kalah dari Gerindra di dapil 2 DKI Jakarta," kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Muslimin memaparkan, PDI Perjuangan unggul di dapil DKI Jakarta 1 dan 3, dengan masing-masing perolehan elektabilitas 17,6 dan 29,4 persen. Sementara di dapil DKI Jakarta 2, Partai Gerindra unggul dengan persentase 27,0 persen.
 
Dapil DKI Jakarta 1 urutan kedua Partai Gerindra menyusul dengan skor 14,0 persen. Kemudian Golkar 9,8 persen; PKB 8,6 persen; Demokrat 4,9 persen; PKS 3,9 persen; PAN 3,3 persen; NasDem 3,3 persen; Garuda 3,1 persen; PSI 2,4 persen; PKPI 2,0 persen; Berkarya 1,5 persen; PPP 1,3 persen; PBB 0,8 persen dan Perindo 0,8 persen. Sementara 21,7 persen menjawab tidak tahu atau tidak jawab.
 
Dapil DKI Jakarta 2 setelah Gerindra, diisi PDI Perjuangan dengan skor 24,6 persen; PKS 8,3 persen; PKB 4,3 persen; Golkar 4,1 persen; Demokrat 3,4 persen; PAN 3,3 persen dan Nasdem 2,4 persen. Selanjutnya, PPP 2,1 persen; PSI 1,9 persen; Hanura 0,9 persen; Perindo 0,8 persen; PBB 0,5 persen; Berkarya 0,3 persen; dan Garuda 0,3 persen.
 
"Yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 16,1 persen di dapil DKI Jakarta 2," ujar Muslimin.
 
Dapil DKI Jakarta 3 setelah PDI Perjuangan, Gerindra mengisi runner up sebanyak 21,1 persen. Disusul PKS 7,0 persen; Golkar 5,5 persen; PAN 5,1 persen; PKB 4,0 persen; Nasdem 3,3 persen; Demokrat 2,4 persen; PSI 2,3 persen; PBB 0,9 persen. Kemudian, PPP 0,6 persen; Perindo 0,6 persen; Hanura 0,3 persen; Berkarya 0,3 persen; Garuda 0,3 persen, PKPI 0,1 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 17,0 persen.
 
Baca: Survei: Elektabilitas NasDem Masuk 5 Besar
 
Untuk diketahui, dapil DKI Jakarta 1, meliputi wilayah Kecamatan Gambir, Kecamatan Sawah Besar, Kecamatan Kemayoran, Kecamatan Senen, Kecamatan Cempaka Putih, Kecamatan Menteng, Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Johar Baru.
 
Dapil DKI Jakarta 2, meliputi wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, yang terdiri dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Kemudian, Kota Administrasi Jakarta Utara, yang terdiri dari Kecamatan Koja, Kecamatan Cilincing, Kecamatan Kelapa Gading.
 
Dapil DKI Jakarta 3, Jakarta Utara, yang terdiri dari Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Tanjung Priok, Kecamatan Pademangan.
 
Survei Charta Politika Indonesia ini melibatkan 800 responden di setiap daerah pemilihan melalui tatap muka atau face to face interview. Ada pun survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Sementara untuk margin of error dari survei di setiap daerah pemilihan kurang lebih 3,4 persen.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi