Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakristi)
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto:Metrotvnews.com/Pelangi Karismakristi)

Pulau Nias Jangan Sampai Gelap

Nasional berita mpr
Pelangi Karismakristi • 24 Mei 2016 16:04
medcom.id, Jakarta: PT PLN (Persero) sampai saat ini belum melunasi tagihan sewa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik American Power Rent (APR) Energy. Dampaknya, Pulau Nias terancam gelap gulita.
 
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berharap, PLN segera bertindak menanggulanginya. Sebab, listrik merupakan kebutuhan yang menyentuh hidup masyarakat.
 
"PLN mesti kerja keras dan mengutamakan kepentingan rakyat. Pulau Nias jangan sampai ada kegelapan, tapi juga jangan diperas," kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diberitakan sebelumnya, melalui surat terbuka, Ketua dan Chief Executive Officer APR John Campion menyatakan, akan menutup pembangkit tenaga listrik yang berdaya 20 megawatt (mw) dan menyetop operasional di Pulau Nias.
 
"PLN belum membayar tagihan-tagihan kami. Perusahaan itu tidak menghormati kontrak dengan kami. Kami tidak dapat meneruskan beroperasi di Pulau Nias atau di Indonesia," kata John, dalam suratnya di Jakarta, Rabu, 18 Mei 2016.
 
John menyayangkan tindakan PLN. Sebab, menurut John, PLN tetap memungut biaya dari penduduk Nias untuk penggunaan listrik tersebut, tapi tidak membayar tagihan. Dia juga menegaskan, mulai akhir Mei nanti akan menutup secara permanen PLTD 20 mw.
 
Menanggapi pernyataan APR, PLN mengaku tidak memusingkan hengkangnya mereka. PLN bahkan telah menyiapkan genset pengganti berkapasitas 24 mw untuk menggantikan listrik dari PLTD tersebut.
 
Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin menyatakan, permasalahan ini terjadi karena APR Energy tidak memperpanjang kontrak sewa yang akan habis sampai akhir Desember 2016.
 
Menurut pihak PLN, manajemen APR Energy beralasan ada perbedaan pendapat mengenai jumlah biaya sewa yang harus dibayarkan oleh PLN kepada APR Energy.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif