Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal
Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal

Partai Gelora Tak Bisa Ikut Pilkada 2020

Nasional pilkada serentak
Annisa ayu artanti • 09 November 2019 04:02
Jakarta: Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) tidak bisa mengikuti Pilkada 2020. Sebab, Partai Gelora tidak memiliki kursi wakil rakyat di daerah.
 
"(Partai) Gelora belum bisa ikut Pilkada karena enggak punya kursi di DPRD," kata Haris seperti melansir Antara, Jumat, 8 November 2019.
 
Menurut dia, Partai Gelora kemungkinan baru bisa menjadi partai peserta pada Pemilu 2024. Itu pun dinilai sulit karena tidak memiliki sumber suara alternatif selain suara dari pecahan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai partai pecahan PKS, sumber suara Gelora ya dari segmen pemilih PKS juga," ujar Haris.
 
Sebelumnya, mantan politikus PKS Haris Yuliana yang kini telah bergabung di Partai Gelora mengatakan akan tetap memberikan dukungan kandidat peserta Pilkada serentak 2020. Meskipun, Gelora saat ini belum terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Bukan sebagai partai tapi sebagai organisasi," ujar Haris.
 
Dia menjelaskan, target mengikuti Pilkada 2020 itu sempat dilontarkan karena banyak anggota partai yang potensial menjadi kepala daerah. Ia mengklaim yakin menang dalam kontestasi tersebut.
 
Senada dengan Haris, salah satu pendiri Gelora, Fahri Hamzah, juga mengatakan kalau pembentukan Partai Gelora Indonesia itu merupakan permintaan dari para anggota Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi). Ormas itu ia inisiasi bersama Anis Matta. Saat ini, pendirian Partai Gelora Indonesia masih dalam proses administrasi pengurusan badan hukum.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif