Pengamat Hukum KoDe Inisiatif, Veri Junaidi (kiri) saat berdiskusi di Kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pengamat Hukum KoDe Inisiatif, Veri Junaidi (kiri) saat berdiskusi di Kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Perlu Cara Kreatif Menggaet Pemilih Pemula

Nasional pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 09 Agustus 2018 03:04
Jakarta: Pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden diminta untuk kreatif, dalam menarik perhatian pemilih pemula. Hal ini guna mendulang suara bagi paslon pada Pilpres 2019.

"Kelompok manapun yang punya potensi suara besar akan menentukan apalagi kelompok pemula," kata Pengamat Hukum KoDe Inisiatif, Veri Junaidi di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu, 8 Agustus 2018.

Veri menjelaskan, capres yang disebut-sebut melenggang pada 2019, Joko Widodo dan Prabowo Subianto punya cara-cara sendiri untuk meraih suara pemilih pemula. Salah satunya dengan menggunakan media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Mulai dari Jokowi misalnya penampilan juga kepribadian ke publik menggunakan cara-cara ke media sosial. Bahkan Prabowo sekalipun juga menggunakan media sosial Facebook, YouTube untuk menyapa publik, karena soal pemilih pemula ini potensi yang sangat besar," ucap Veri. Menurut Veri, minimnya informasi bagi pemilih pemula bisa dimanfaatkan para tim kampanye capres dan cawapres. Sebab, mereka baru pertama kali mengikuti proses pemilu presiden.

Cara-cara kreatif dengan menunjukkan penampilan muda dan enerjik di hadapan publik, menjadi trik untuk menarik perhatian pemilih pemula.

"Sekarang para elit sejak awal sadar betul bahwa ini ada cara untuk digarap pemilih muda. Pertemuan sekjen saja mereka sudah pake sepatu kets dan sebagainya," tutur Veri.



(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi