Eep Saefulloh Dinilai Mampu Rangkul Generasi Milenial

Fachri Audhia Hafiez 29 April 2018 05:00 WIB
pilpres 2019
Eep Saefulloh Dinilai Mampu Rangkul Generasi Milenial
CEO PolMark Indonesia, Political Marketing Consulting, Eep Saefulloh Fatah.
Jakarta: Direktur PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah resmi dideklarasikan sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019 oleh Jaringan Milenial Indonesia (JMI). Sosok Eep dinilai mampu merangkul generasi milenial.

"Karena selama ini yang sudah mendeklarasikan diri merupakan tokoh senior yang semestinya memberikan kesempatan kepada kaum muda sebagai cawapres alternatif," kata Koordinator Nasional JMI M. Hafidz Kudsi di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu, 28 April 2018.

Hafidz menilai, generasi milenial yang berada pada kisaran usia 17 hingga 38 tahun, sangat potensial untuk mendulang suara di Pilpres 2019. Merujuk pada laman Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 10,6 juta pemilih pemula atau sekitar 6,61 persen dari jumlah Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) akan menjadi penyumbang suara pada Pilpres 2019. Rinciannya, 5,45 juta pemilih pemula laki-laki dan 5,17 juta pemilih pemula perempuan.


Sementara, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut jumlah pemilih muda pada pemilu 2014 saja mencapai 15-20 persen dari jumlah total daftar pemilih tetap sebesar 190.307.134 orang.

"Kaum milenial berpengaruh besar dalam menyumbangkan suara," klaim Hafidz.

Menurut Hafidz, beberapa tokoh yang telah mendeklarasikan atau yang telah mendapat dukungan sebagai capres dan cawapres hanya didominasi oleh tokoh-tokoh senior.

"Penting bagi kami generasi muda untuk menyodorkan tokoh alternatif yang kami anggap sebagai representasi dari generasi milenial," pungkas Hafidz.



(SCI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360