Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Presiden: Kemiskinan Ekstrem Harus Nol pada 2024

Nasional kemiskinan
Dhika Kusuma Winata • 04 Maret 2020 19:59
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Dia ingin tak ada lagi kemiskinan ekstrem pada 2024.
 
"Saya ingin agar kerja lebih fokus lagi (program pemerintah) menyasar penduduk sangat miskin. Kita harapkan 2024 untuk kemiskinan ekstrem itu kita bisa mencapai nol," kata Jokowi dalam rapat terbatas mengenai pengentasan kemiskinan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.
 
Mengutip data Badan Pusat Statistik, Jokowi menyebut pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dari posisi 11,22 persen pada 2015 menjadi 9,22 persen di 2019. Dia mengapresiasi capaian angka kemiskinan yang berada di bawah 10 persen tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Jokowi mengingatkan ada 24,7 juta penduduk yang masih dalam kategori miskin. Berdasarkan standar Bank Dunia, ada 9,9 juta penduduk yang masuk kategori sangat miskin (kemiskinan ekstrem).
 
"Oleh karena itu kita harus bisa fokus menangani yang 9,9 juta jiwa ini. Karena itu data tentang siapa dan di mana warga kita ini harus akurat. Sehingga, program bisa benar-benar disasarkan pada kelompok sasaran yang kita inginkan," ucap dia.
 
Baca:Pengendalian Penduduk untuk Hapus Kemiskinan
 
Jokowi ingin setiap kementerian terkait punya strategi pengentasan kemiskinan yangterintegrasi dan tepat sasaran. Pemerintah menyediakan berbagai program mulai dari Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, hingga Kartu Sembako. Presiden memerintahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta yang memiliki program pengentasan kemiskinan dioptimalkan.
 
"Bagaimana intervensi dari sisi program untuk income generating warga miskin, baik yang namanya KUR, Mekaar, Bank Wakaf Mikro, dana desa, saya kira bisa disasar ke sana (pengentasan kemiskinan). Juga yang berkaitan dengan BUMN dan swasta. Semuanya harus diarahkan, kalau ini betul-betul bisa kita lakukan, terkonsolidasi, saya yakin angka nol tadi bisa kita capai," kata Jokowi.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif