Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari di Rutan Pondok Bambu. Tangkapan layar dari Youtube Deddy Corbuzier
Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari di Rutan Pondok Bambu. Tangkapan layar dari Youtube Deddy Corbuzier

Legislator Minta Prosedur Pendampingan Berobat Narapidana Dievaluasi

Nasional Virus Korona deddy corbuzier lembaga pemasyarakatan
Anggi Tondi Martaon • 27 Mei 2020 08:31
Jakarta: Polemik wawancara ilegal pesohor Deddy Corbuzier terhadap mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, harus menjadi bahan evaluasi. Terutama terkait prosedur pendampingan berobat narapidana.
 
"
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM)harus bertanggung jawab atas kejadian ini," tegas Anggota Komisi III Eva Yuliana kepada Medcom.id, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Menurut dia,protokol pendampingan berobat warga binaan tak dijalankan, sehingga Deddy bisa mewancarai Siti. Eva juga menyoroti kelalaian petugas Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:
Deddy Corbuzier Jelaskan soal Kisruh Wawancara dengan Siti Fadilah

"Ditjen PAS wajib menjelaskan kecerobohan oknum Rutan Pondok Bambu yang mengawasi Ibu Siti Fadillah Supari," ujar dia.
 
Eva berharap wawancara ilegal itu menjadi yang terakhir. Politikus Partai NasDem itu meminta Ditjen PAS tidak berkilah dan memperbaiki kesalahan.
 
Ditjen PAS mengaku kecolongan atas wawancara Deddy terhadap terpidana Siti di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Petugas lapas tidak bisa mengindentifikasi tamu yang menemui terpidana korupsi itu.
 
“Tidak sempat bertanya apa kepentingan dan keperluan dari tamu yang masuk ke ruang rawat Siti Fadilah karena menggunakan tutup kepala,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2020.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif