Ilustrasi perikanan. Medcom.id/Syahmaidar
Ilustrasi perikanan. Medcom.id/Syahmaidar

Kemudahan Perizinan Dongkrak Usaha Perikanan Tangkap

Nasional perikanan kelautan dan perikanan
Antara • 12 Maret 2020 16:01
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan perizinan yang mudah dengan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (Silat) mendorong gairah usaha perikanan tangkap. Bisnis perikanan tangkap memberi kontribusi ratusan miliar rupiah.
 
"Silat ini memungkinkan para pelaku usaha mengajukan izin di mana saja dan kapan saja. Asalkan ada koneksi internet, pengajuan permohonan izin perikanan tangkap kapal di atas 30 GT dapat dilakukan," kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020.
 
Dia menyebut pihaknya telah menerbitkan 1.943dokumen perizinan melalui layanan Silat (data per tanggal 12 Maret 2020). Dokumen itu terdiri dari 473 surat izin usaha perikanan (SIUP) dan 1.381 surat izin penangkapan ikan (SIPI) dan 89 surat izin kapal pengangkut ikan (SIKPI).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudahan perizinan tersebut juga berdampak pada meningkatnya Penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNPB) sekitar Rp128,9 miliar. KKP terus memantau dan membenahi sistem tersebut. Evaluasi dilaksanakan secara bertahap agar pelayanan semakin optimal.
 
Dia pun mengakui Silat measih terkendala di beberapa sisi. Pertama, saat peladen Silat bermasalah. Kedua, program ini masih perlu disosialisasi lebih lanjut karena masih ada pengusaha yang terkendala kelengkapan dokumen.
 
Dia berharap layanan ini bisa dimanfaatkan seluruh nelayan atau pengusaha perikanan tangkap. Permohonan yang masuk, baik diterima maupun ditolak secara langsung diinformasikan melalui website perizinan.kkp.go.id.
 
"Sehingga langsung dapat dilacak saat itu juga," ungkapnya.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif