Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto. Medcom.id
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto. Medcom.id

Pernyataan Muhadjir Effendy Dinilai Melukai Masyarakat

Nasional kemiskinan
Theofilus Ifan Sucipto • 06 Agustus 2020 14:17
Jakarta: Pernyataan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy soal keluarga miskin dikritisI. Pernyataan itu seharusnya tidak dilontarkan.
 
“Sejatinya Menko enggak boleh ngomong begitu. Terlalu menyakitkan hati bagi kaum miskin di Indonesia,” kata Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto, saat dihubungi, Kamis, 5 Agustus 2020.
 
Yandri menilai Muhadjir mesti menarik pernyataannya. Apalagi, pernyataan itu diucapkan di tengah perjuangan melawan virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut masalah kemiskinan bisa diatasi bila pemerintah serius. Melarang pernikahan sesama keluarga miskin bukan solusi.
 
“Terus orang miskin mau nikah sama siapa?” tegas Yandri.
 
(Baca: Muhadjir Sebut Usulan Si Kaya Nikahi Si Miskin Hanya Intermeso)
 
Yandri mengatakan pemerintah justru harus membangkitkan masyarakat dari keterpurukan. Salah satunya memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang melimpah.
 
“Pemerintah juga harus mengimbangi kebijakan padat karya dan anggarannya menyentuh keluarga miskin,” tutur dia.
 
Muhadjir mengungkapkan ada 5,7 juta keluarga miskin di Indonesia. Jumlah tersebut karena keluarga miskin menikah dengan keluarga miskin. Ini membuat keluarga miskin baru.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif