Koalisi Jokowi-Ma'ruf Masih Menunggu Mahfud

Faisal Abdalla 20 Agustus 2018 19:33 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Koalisi Jokowi-Ma'ruf Masih Menunggu Mahfud
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan, Arsul Sani - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Jakarta: Koalisi partai politik pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah menyerahkan daftar susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam daftar tersebut, tak ada nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengaku sudah meminta Mahfud masuk ke tim pemenangan Jokowi. Namun, Mahfud menolak tawaran tersebut.

"Karena kan beliau menyampaikan ingin konsentrasi di Badan Pengarah Ideologi Pancasila (BPIP)," kata Arsul di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 20 Agustus 2018.


Kendati begitu, Asrul mengatakan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) masih terus menjalin komunikasi dengan Mahfud. KIK masih membuka peluang jika Mahfud berubah pikiran dan bersedia masuk.

"Jadi kita ketika komunikasi, yang kita tangkap beliau belum bersedia, ya tidak kita paksakan, setidaknya masih perlu komunikasi lagi lah. Bisa saja kemudian beliau berubah pikiran," tandas Arsul.

(Baca: Cak Imin tak Masalah Mahfud Pindah Kubu)

Terlebih, lanjut Arsul, susunan tim pemenangan masih bisa berubah hingga satu hari menjelang masa kampanye. Atas hal itu, komunikasi antara KIK dan Mahfud MD masih terus dilakukan.

"Proses (komunikasi) itu akan terus berlanjut," ucapnya.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan berlaga di Pilpres 2019 akan diumumkan KPU pada 20 September 2018. Sehari setelah itu, KPU akan mengundi nomor urut. Sedangkan masa kampanye dimulai pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id